“Siap Hadapi SAS Ganjil! MIN 3 Metro Gelar Simulasi Berbasis Android untuk Siswa Kelas 5 dan 6”
Metro, Kamis 27/11/2025 – Menjelang pelaksanaan Sumatif Akhir Semester (SAS) Ganjil Tahun Pelajaran 2025/2026, MIN 3 Metro mengadakan kegiatan simulasi pelaksanaan SAS bagi siswa kelas 5 dan 6. Kegiatan ini berlangsung di ruang aula madrasah dengan dua sesi, yakni sesi pertama pukul 08.00 WIB untuk kelas 6 dan sesi kedua pukul 09.00 WIB untuk kelas 5. Simulasi ini diselenggarakan sebagai upaya memastikan kesiapan teknis maupun mental siswa sebelum menghadapi SAS berbasis android.
Dalam pelaksanaannya, Bidang Kehumasan MIN 3 Metro, M. Ramadhani, turut hadir memberikan pendampingan langsung kepada para siswa. Beliau memaparkan tata cara login, cara mengakses aplikasi, hingga langkah-langkah mengerjakan soal berbasis android secara runtut. Penjelasan diberikan secara interaktif agar siswa lebih mudah memahami alur pengerjaan dan siap menghadapi ujian sesungguhnya.
Kegiatan ini juga didampingi oleh Koordinator Kurikulum, Agus W serta Ketua SAS, Yesi K, yang memastikan bahwa seluruh perangkat, jaringan internet, dan kesiapan teknis lainnya berjalan tanpa kendala. Kehadiran para koordinator ini turut membantu siswa ketika menemui kesulitan teknis, sehingga proses simulasi dapat berjalan lebih efisien dan terarah.
Suasana aula tampak kondusif sejak awal kegiatan. Para siswa memulai sesi simulasi dengan penuh perhatian dan rasa ingin tahu yang tinggi terhadap penggunaan perangkat android sebagai media evaluasi. Selain itu, guru pendamping turut mengawasi jalannya simulasi untuk memastikan setiap siswa memahami instruksi yang diberikan.
Simulasi ini tidak hanya bertujuan mengenalkan sistem SAS berbasis android, tetapi juga untuk melatih kejujuran, kedisiplinan, dan kemampuan adaptasi siswa dengan teknologi. Melalui kegiatan ini, madrasah berharap terjadi peningkatan literasi digital di kalangan peserta didik yang akan sangat bermanfaat dalam proses pembelajaran ke depan.
Sementara itu, untuk siswa kelas 1 sampai 4, pelaksanaan SAS Ganjil tahun ini akan tetap menggunakan metode berbasis kertas. Kebijakan ini dibuat dengan mempertimbangkan kesiapan perangkat, kemampuan siswa, serta efektivitas proses penilaian untuk peserta didik di jenjang kelas bawah.
Koordinator Kehumasan, menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme siswa. “Simulasi ini menjadi langkah penting agar anak-anak lebih siap dan tidak canggung saat SAS berlangsung. Kami ingin memastikan bahwa setiap siswa memahami prosedurnya dengan baik,” Jelas Dani.
Senada dengan itu, Koordinator Kurikulum menjelaskan, “Pelaksanaan simulasi ini juga menjadi evaluasi awal bagi madrasah untuk melihat kesiapan perangkat dan sistem, sehingga pada hari H semua dapat berjalan lancar,” ungkap Agus.
Ketua SAS menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen madrasah dalam meningkatkan kualitas evaluasi belajar. “Dengan sistem berbasis android, kami berharap hasil penilaian lebih efisien, akurat, dan transparan,” tutur Yesi.
Kepala MIN 3 Metro, Siti Romlah, yang turut memonitor kegiatan ini memberikan dukungan penuh. “Simulasi SAS ini merupakan bentuk keseriusan madrasah dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Kami berharap siswa mampu mengikuti ujian dengan percaya diri dan tetap menjunjung nilai kejujuran,” ungkap kamad. (A.N)

Komentar
Posting Komentar