MIN 3 Metro Gelar Upacara Rutin dengan Tema “Cinta Bersih, Cinta Madrasah!”
Madrasah Bersih, Hati Jernih! MIN 3 terus menanamkan nilai kebersihan sebagai bagian dari iman.
Kota Metro, 6 Oktober 2025 – Senin pagi yang cerah di halaman MIN 3 Metro terasa begitu semangat dan penuh makna. Seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan mengikuti upacara rutin mingguan dengan tertib dan khidmat. Kali ini, yang bertugas sebagai pembina upacara adalah Bapak Jum Hakim, yang mengangkat tema penting dan relevan bagi kehidupan sehari-hari, yakni “Kebersihan”.
Dalam amanatnya, Bapak Jum menekankan bahwa menjaga kebersihan bukan hanya tanggung jawab petugas kebersihan, tetapi merupakan tugas bersama seluruh warga madrasah. “Kebersihan adalah sebagian dari iman. Madrasah yang bersih mencerminkan hati yang bersih. Mari kita biasakan hidup bersih mulai dari hal kecil, membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kerapian kelas masing-masing,” ujar beliau dengan semangat yang disambut tepuk tangan para siswa.
Kepala Madrasah, Siti Romlah, dalam kesempatan yang sama turut memberikan pesan inspiratif. “Kami ingin madrasah ini tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga menjadi contoh dalam budaya kebersihan dan kedisiplinan. Anak-anak yang cinta kebersihan akan tumbuh menjadi pribadi yang tertib, sehat, dan berkarakter baik,” tuturnya penuh kebanggaan.
Sementara itu, Fitri A.F., salah satu guru yang turut hadir, menambahkan bahwa kegiatan upacara tematik seperti ini mampu menanamkan nilai-nilai karakter secara nyata. “Siswa tidak hanya mendengar nasihat, tapi juga melihat langsung bagaimana kebersihan diterapkan setiap hari di madrasah. Nilai-nilai ini akan terbawa hingga ke rumah dan lingkungan sekitar,” ujarnya.
Di akhir kegiatan, seluruh peserta upacara bersama-sama melakukan gerakan “5 Menit Bersih-Bersih”, membersihkan area sekitar kelas dan halaman madrasah sebagai wujud nyata dari pesan yang disampaikan.
Harapannya, kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran kolektif warga MIN 3 Metro untuk terus menjaga kebersihan, menjadikannya sebagai budaya positif yang melekat dalam keseharian. Madrasah yang bersih, hati pun jadi jernih — karena dari lingkungan yang bersih lah lahir generasi yang tangguh dan berakhlak mulia. (A.N.)

Komentar
Posting Komentar