Guru MIN 3 Metro Kompak Ciptakan Madrasah Sehat Lewat Pembuatan Biopori & Bank Sampah!
"Bersama Kita Hijaukan Madrasah!"
Gotong royong dan tawa hangat warnai aksi peduli lingkungan guru MIN 3 Metro hari ini
Kota Metro, (Senin 13/10/2025) – Dalam semangat menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, seluruh dewan guru MIN 3 Metro yang tergabung dalam POKJA Jumantik (Juru Pemantau Jentik) menunjukkan aksi nyata dengan memanfaatkan bahan pembuatan biopori dan kotak bank sampah yang telah disediakan oleh Ketua UKS.
Kegiatan inspiratif ini berlangsung penuh semangat di lingkungan madrasah pada Senin pagi (tanggal menyesuaikan), dengan wajah-wajah ceria para guru yang bergotong royong menyiapkan alat dan bahan daur ulang.
“Gerakan ini bukan sekadar bersih-bersih, tapi bentuk nyata komitmen kita untuk menciptakan madrasah yang sehat, hijau, dan bebas jentik nyamuk,” tutur Kepala MIN 3 Metro, Siti Romlah, saat membuka kegiatan. Ia juga menambahkan bahwa madrasah yang bersih akan mendorong lahirnya suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan bagi siswa.
Sementara itu, Ketua UKS MIN 3 Metro, Nanang Ns, menjelaskan bahwa pembuatan biopori dilakukan di beberapa titik strategis madrasah untuk mengatasi genangan air sekaligus menyuburkan tanah. “Kami juga menyediakan kotak bank sampah agar guru dan siswa dapat memilah sampah organik dan anorganik sejak dini. Dengan begitu, lingkungan madrasah akan selalu terjaga dan dapat menjadi contoh bagi masyarakat sekitar,” ujarnya penuh semangat.
Tidak ketinggalan, Anggota POKJA Jumantik, Fitri AF, menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program UKS dan persiapan menuju penilaian lomba madrasah sehat. “Kami ingin membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat dimulai dari diri sendiri. Dengan biopori, kita kurangi genangan air yang bisa jadi sarang nyamuk, sedangkan bank sampah menjadi wadah edukatif bagi warga madrasah,” katanya sambil tersenyum.
Kekompakan para guru tampak jelas. Ada yang memegang bor biopori, ada pula yang mengecat kotak bank sampah dengan warna cerah bertuliskan “Sampahku, Tanggung Jawabku!”. Suasana penuh canda, namun tetap produktif dan edukatif.
“Seru sekali, ternyata membuat biopori itu mudah dan bermanfaat. Kami jadi makin semangat untuk terus menjaga kebersihan madrasah,” ungkap Agus, salah satu wali kelas. Rekannya, Erni Nengsi, menambahkan, “Kalau semua guru sudah sadar pentingnya lingkungan, insyaAllah anak-anak pun akan meniru. Madrasah bersih, hati pun bersih.”
Di akhir kegiatan, Kepala Madrasah menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota POKJA Jumantik dan UKS atas kekompakan dan dedikasi mereka. Ia berharap kegiatan serupa terus dilanjutkan dan dikembangkan menjadi gerakan budaya peduli lingkungan di MIN 3 Metro.
“Madrasah bukan hanya tempat belajar ilmu agama, tapi juga tempat menanamkan nilai-nilai cinta lingkungan. Inilah wujud nyata pendidikan karakter berbasis aksi,” pungkas beliau dengan senyum bangga. (A.N.)
Redaksi:
Tim Humas MIN 3 Metro
Email: mintigametro@gmail.com
Facebook: @Min TigaMetro
Instagram: @min_3_metro
Web/Blog: @https://mintigametro.blogspot.com

Komentar
Posting Komentar