MIN 3 Metro Mantapkan Persiapan Lomba UKS Tingkat Provinsi Lewat Rapat Kerja Bersama
Kota Metro, MIN 3 – Dalam upaya meraih prestasi pada Lomba Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Tingkat Provinsi Lampung, MIN 3 Metro menggelar rapat kerja bersama seluruh dewan guru dan staf, Senin 22/9/2025) di aula madrasah. Rapat yang dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah ini berlangsung hangat dan penuh semangat, menjadi wadah penting untuk mematangkan strategi sekaligus memperkuat kerja sama tim.
Dalam sambutannya, Kepala Madrasah, Siti Romlah, menegaskan pentingnya sinergi semua pihak agar persiapan berjalan maksimal. “Kita ingin menghadirkan wajah terbaik madrasah, baik dalam administrasi maupun inovasi. Lomba UKS bukan hanya ajang penilaian, tetapi juga momentum untuk menunjukkan bahwa MIN 3 Metro mampu menjadi madrasah sehat, kreatif, dan berprestasi,” ujarnya.
Beliau kemudian merinci beberapa fokus utama yang akan menjadi prioritas menjelang kedatangan tim penilai. Di antaranya: mempersiapkan video profil madrasah yang menarik dan informatif, melengkapi seluruh dokumen surat-menyurat serta absensi kegiatan pembinaan, serta melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk menyambut kedatangan tim penilai, termasuk penampilan tari Sigeh Pengunten, MC dengan empat bahasa, dan performa siswa dari berbagai ekstrakurikuler. Selain itu, setiap kelompok kerja (pokja) diminta segera mengumpulkan program kerja, memperkuat bidang pengembangan diri/ekstrakurikuler, mempercantik taman madrasah, serta mengoptimalkan pembinaan dokter kecil agar siap tampil prima.
Ketua UKS, Nanang N.S., dalam kesempatan yang sama, memaparkan gagasan kreatif untuk mendukung lomba. Ia menekankan pentingnya gerakan ecobrick dan pengelolaan sampah secara inovatif. “Kami ingin mewujudkan madrasah bebas sampah dengan membuat bank sampah dan memajang baliho ajakan ‘Love Madrasah, Tanpa Sampah’. Selain itu, kita bisa mengolah sampah non-organik menjadi kerajinan bernilai, dan memanfaatkan sampah organik menjadi kompos untuk memperindah taman,” jelasnya penuh semangat.
Sementara itu, Penanggung Jawab UKS, Musrifatul Khoriyah, memberikan penguatan pada sisi edukasi dan pembiasaan siswa. Ia mengusulkan agar literasi kesehatan dilakukan setiap pekan melalui media digital, dengan siswa diarahkan membaca atau menonton materi edukasi di perpustakaan. “Kami juga mendorong penerapan 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun) di seluruh kelas, serta menghadirkan 'ice breaking news' kesehatan agar suasana belajar lebih hidup,” ungkapnya. Ia juga memaparkan program taman sehat UKS, pelatihan dokter kecil dalam menangani siswa sakit atau cedera, inovasi “Semangat Sehat, Sekolah Sehat, Anak dan Guru Hebat” melalui lomba kebersihan kelas dengan sistem reward, menjalankan program siswa kelas besar berjualan menu sehat di lingkungan madrasah, serta program Jumat Sehat yang berisi senam, minum susu, edukasi sikat gigi, dan cuci tangan serta pola hidup sehat yang perlu diterapkan.
Memasuki sesi diskusi, para ketua pokja menyampaikan berbagai gagasan kreatif untuk memperkuat kontribusi masing-masing. Pokja Jumantik, misalnya, berencana berinovasi membuat serapan air agar tidak menggenang pada titik tertentu, tim juga akan melakukan pemeriksaan jentik nyamuk secara rutin di seluruh area sekolah. Pokja Jumarok menyiapkan gerakan Jumat bersih dan rohani agar lingkungan fisik dan spiritual sama-sama sehat. Pokja Toga (Tanaman Obat Keluarga) mengusulkan penataan ulang kebun toga dengan tambahan tanaman hijau di kebun. Pokja Kantin berkomitmen akan selalu menghadirkan menu sehat dan higienis, sedangkan Pokja Mushola akan mempercantik area ibadah agar tetap bersih dan nyaman. Pokja Perpustakaan menyampaikan pojok literasi kesehatan secara langsung maupun secara digital, Pokja Bank Sampah merencanakan sistem penukaran sampah dengan poin apresiasi, Pokja PHBS akan memperluas sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat di seluruh kelas, sementara pembina dokter kecil siap melatih anggota dokcil agar sigap memberikan pertolongan pertama.
Kepala MIN 3 Metro, di akhir pertemuan, memberikan apresiasi atas ide-ide yang muncul. “Saya sangat senang melihat semangat seluruh guru dan staf. Semoga dengan persiapan matang ini, MIN Metro bukan hanya siap menghadapi lomba, tetapi juga benar-benar menjadi madrasah yang sehat, bersih, dan ramah bagi seluruh warganya,” ujarnya penuh harapan.
Senada, Ketua UKS menambahkan, “Kita tidak hanya menargetkan kemenangan, tetapi juga ingin membangun budaya sehat yang akan terus berlanjut meskipun lomba sudah selesai,” ungkapnya.
Dengan berbagai rencana konkret dan kerja sama yang solid, MIN Metro optimistis mampu tampil maksimal di hadapan tim penilai. Harapannya, lomba UKS tingkat Provinsi Lapung ini menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas lingkungan madrasah, membentuk kebiasaan hidup bersih dan sehat, serta memperkuat citra MIN 3 Metro sebagai madrasah yang unggul dalam prestasi dan kepedulian terhadap kesehatan. (A.N.)

Komentar
Posting Komentar