Kepala MIN 3 Metro Hadiri Acara pembukaan FTBI dan Pentas PAI
Kota Metro, MIN 3 – Kepala MIN 3 Metro dengan penuh antusias menghadiri acara pembukaan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) dan Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) jenjang Pendidikan Dasar tingkat Kota Metro yang diselenggarakan pada Senin, 8 September 2025, bertempat di LEC Kartikatama Kota Metro. Acara bergengsi ini menjadi wadah strategis dalam menumbuhkan rasa cinta terhadap bahasa ibu sekaligus memperkokoh nilai-nilai keagamaan melalui seni, budaya, dan pendidikan. Festival ini tidak hanya sekadar ajang lomba, tetapi juga momentum untuk menguatkan identitas bangsa serta membangun generasi muda yang berkarakter, cerdas, dan berakhlak mulia.
Pembukaan kegiatan berlangsung sejak pukul 06.45 WIB hingga selesai, dihadiri oleh tamu undangan penting dari berbagai unsur, antara lain: Kepala Bidang Pembinaan Dikdas, Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan, Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Kepala Bidang Kebudayaan, Koordinator Pengawas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro, para pengawas, Ketua MKKSMP Kota Metro, Ketua KKKSD Kota Metro, hingga Kepala SMP/MTs serta SD/MI Negeri maupun Swasta se-Kota Metro. Kehadiran mereka memberikan nuansa khidmat sekaligus memperlihatkan betapa pentingnya sinergi antar lembaga pendidikan dalam mendukung keberhasilan generasi muda.
Acara yang dipayungi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro ini merujuk pada surat resmi dari Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro dengan nomor 420/E027-251694/D.1/02/2024 tertanggal 03 September 2025. Surat tersebut menjadi dasar pelaksanaan sekaligus undangan resmi bagi para kepala sekolah, guru, dan stakeholder pendidikan untuk turut hadir dan berpartisipasi aktif.
Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) sendiri diharapkan mampu menjadi ajang pelestarian bahasa daerah agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman, sedangkan Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) memberikan ruang bagi para peserta didik untuk menampilkan kemampuan, kreativitas, dan penguasaan nilai-nilai Islami dalam kehidupan sehari-hari. Kedua kegiatan ini berjalan berdampingan dengan tujuan yang sama, yaitu membentuk generasi yang berkarakter, mencintai budaya, sekaligus menjunjung tinggi nilai religiusitas.
Kehadiran Kepala MIN 3 Metro, Siti Romlah, dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap visi besar pendidikan nasional, yakni mewujudkan peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kecintaan pada budaya lokal serta landasan moral dan spiritual yang kokoh. Melalui momentum ini, diharapkan akan lahir generasi penerus yang mampu menjaga warisan bahasa ibu, sekaligus mengamalkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari, sehingga Kota Metro semakin berprestasi dan dikenal sebagai kota yang menjunjung tinggi budaya, pendidikan, dan akhlak mulia. (AN)

Komentar
Posting Komentar