Dampak Abu Vulkanik, MIN 3 Metro Laksanakan Pembelajaran Jarak Jauh Secara Daring
Kota Metro, Rabu 9/9/2026 – Menindaklanjuti surat edaran Kementerian Agama terkait pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sebagai langkah menjaga kesehatan dan keselamatan warga madrasah akibat dampak abu vulkanik Gunung Krakatau, MIN 3 Metro melaksanakan pembelajaran secara daring pada Rabu–Kamis, 9–10 September 2026. Kebijakan tersebut menjadi bentuk respons madrasah terhadap kondisi lingkungan sekaligus upaya memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung tanpa mengabaikan aspek keselamatan peserta didik.
Meskipun pembelajaran dilaksanakan dari jarak jauh, para guru dan tenaga kependidikan MIN 3 Metro tetap hadir di madrasah dengan menerapkan protokol kesehatan. Dari lingkungan madrasah, para guru mempersiapkan dan melaksanakan pembelajaran daring sesuai jadwal, mulai dari menyampaikan materi, memberikan arahan dan tugas, hingga melakukan pendampingan kepada peserta didik melalui media pembelajaran yang digunakan. Langkah ini menunjukkan komitmen warga MIN 3 Metro untuk menjaga kesinambungan proses pendidikan di tengah situasi yang membutuhkan kewaspadaan bersama.
Kepala MIN 3 Metro, Siti Romlah, menyampaikan bahwa kondisi tersebut tidak boleh mengurangi semangat guru dalam memberikan layanan pendidikan terbaik kepada peserta didik. “Keselamatan dan kesehatan anak-anak tetap menjadi prioritas utama. Namun, proses pembelajaran juga harus tetap berjalan dengan baik. Karena itu, meskipun PJJ dilaksanakan secara daring, kami memastikan guru tetap memberikan pembelajaran yang terarah, berkualitas, dan bermakna. Kami berharap peserta didik tetap semangat belajar dari rumah dan orang tua turut mendampingi selama kegiatan berlangsung,” ungkap Kepala MIN 3 Metro.
Semangat serupa juga ditunjukkan oleh para guru yang tetap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Salah satu guru MIN 3 Metro, Ani, menuturkan bahwa pembelajaran daring menjadi tantangan sekaligus kesempatan untuk terus beradaptasi dengan berbagai kondisi. “Situasi seperti ini mengajarkan kita bahwa pembelajaran dapat dilakukan dengan berbagai cara. Kami tetap berusaha menghadirkan pembelajaran yang menarik dan mudah dipahami oleh siswa, meskipun dilakukan secara daring. Yang terpenting adalah komunikasi dengan siswa dan orang tua tetap terjaga sehingga anak-anak tidak kehilangan kesempatan untuk belajar,” ujarnya. Melalui kolaborasi antara madrasah, guru, peserta didik, dan orang tua, MIN 3 Metro berkomitmen menjaga pembelajaran tetap berkualitas sekaligus mengutamakan kesehatan dan keselamatan seluruh warga madrasah. (A.N.)

Komentar
Posting Komentar